Profil Satuan

Pembentukan Batalyon Infanteri 410/Alugoro melalui proses peleburan Batalyon Infanteri 433 dan 432, serta Batalyon Infanteri 449 yang berkedudukan di Banyumanik, merupakan inti dari Batalyon Infanteri 410/Alg baik dari segi personel maupun materiil. Berdasarkan Surat Perintah Dan Brigif – 5/LWS  Nomor Sprin / 137 / 10 / 1966 tanggal 10 Oktober 1966 sebagai realisasi Surat  Keputusan Pangdam VII/Diponegoro Nomor Skep / 106 / 09 / 1966  tanggal 17 September 1966

bertempat di Stadion Diponegoro Semarang telah diresmikan berdirinya Batalyon Infanteri 410/Alg pada tanggal 26 September 1966 di bawah pimpinan Komandan Batalyon  Infanteri 410/Alugoro Mayor Inf  Untung Sridadi, selanjutnya tanggal tersebut di tetapkan sebagai hari lahirnya Batalyon Infanteri 410/Alg.

Batalyon Infanteri 410/Alugoro merupakan satu-satunya  Batalyon Infanteri yang berada di Jajaran Korem 073/Makutarama dan merupakan Batalyon pemukul Korem 073/Makutarama.

  1. Riwayat Penugasan yang pernah dilaksanakan.

  1.  Riwayat Penuagasan Yonif 410/Alugoro

a)         Tahun 1967 Batalyon Infanteri 410/Alg bersama 1 Kompi RPKAD dibawah pimpinan Mayor Inf  Untung Sridadi melaksanakan tugas penumpasan Padepokan Mbah Suro Nginggil di daerah Cepu Kab. Blora

b)        Tahun 1978 s/d 1979 Yonif 410/Alg dibawah Pimpinan Mayor Inf Suwanda Ondokusuma melaksanakan tugas Operasi ke Timor-Timur berhasil menghancurkan kubu-kubu pertahanan Fretilin di sektor Timur dan ikut andil dalam pengejaran gerombolan yang menamakan dirinya Presiden Timor-Timur yaitu Lobato, sampai tertangkapnya di daerah Mahubesi. Selama Operasi dapat merampas 184 pucuk senjata jenis campuran.

c)         Tahun 1980 Yonif 410/Alg dibawah pimpinan Letkol Inf Sudiyono melaksanakan tugas pengamanan kasus SARA di Surakarta, Kudus, Semarang Jepara dan Pati.

d)         Tahun 1982 s/d 1983 Yonif 410/Alg di bawah pimpinan Mayor Inf Ade Suryadi melaksanakan tugas ke daerah Irian Jaya berhasil membuat rumah penduduk sebanyak 187 buah rumah, 2 pasar, 4 jembatan, 1 gereja dan membuka hutan untuk perkampungan bagi 56 keluarga di daerah Panini Irian jaya

e)        Tahun 1985 s/d 1988 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah Pimpinan Mayor Inf Suwarno melaksanakan tugas Operasi kedaerah Timor – Timur berhasil merampas 9 pucuk senjata jenis campuran beserta amunisinya.

f)          Tahun 1990 s/d 1991 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah pimpinan Mayor Inf M. Musanif  melaksanakan tugas Operasi ke daerah Irian Jaya.

g)         Tahun 1993 Batalyon Infanteri 410/Alg di bawah pimpinan Letkol Inf Martin Sinewe melaksanakan tugas Operasi Bhakti penanggulangan bencana alam di daerah Maumere Flores Nusa Tenggara Timur dengan hasil membuat rumah penduduk sebanyak 1.764 buah.

h)        Tahun 1995 s/d 1997 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah pimpinan Letkol Inf Tato Setiawan dilanjutkan oleh Mayor Inf Priyo Patmonayogo melaksanakan tugas operasi ke Timor – Timur sebagai Batalyon Teritorial.

i)          Tahun 1998 personel Yonif 410/Alg atas nama  Letda Inf I Kadek Subawa beserta 2 (dua ) SST Kompi Rajawali melaksanakan BP di Yonif 406/CK sebagai Kompi Pemburu untuk melaksanakan tugas di Timor-Timur.

j)          Tahun 1999 s/d 2000  personel Yonif 410/Alg atas nama Lettu Inf Agustinus Sinaga beserta 1 (satu) Tim Kompi Rajawali bergabung dengan Kompi Rajawali Yonif 408/Sbh melaksanakan tugas di Tanah Rencong, Aceh.

k)         Tahun 2000  personel Yonif 410/Alg atas nama Kopda Alip beserta 29 personel Tamtama BP di Yonif 405/SK melaksanakan tugas di Daerah Rawan Maluku.

l)          Tahun 2000 s/d 2001 personel Yonif 410/Alg atas nama Lettu Inf Maju Tampubolon beserta  1 (satu) Kompi  BP di Yonif 403/WP melaksanakan tugas di Daerah Rawan Maluku.

m)        Tahun 2000 s/d 2001 personel  Yonif 410/Alg atas nama Lettu Inf Sapto Budi S.  beserta 2 (dua) peleton BP di Yonif 407/PK melaksanakan tugas di Daerah Rawan Maluku.

n)        Tahun  2001 s/d 2002  atas nama Lettu Inf Imahridan beserta 2 (dua ) Peleton BP di Yonif 406 / CK melaksanakan tugas di Daerah Rawan Maluku.

o)         Tahun  2001 s/d 2002 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah pimpinan Mayor Inf Cahyo Suryo Putro melaksanakan tugas Pengamanan Daerah Rawan Maluku.

p)         Tahun 2003 s/d 2004 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah pimpinan Mayor Inf Ibrahim Pulungan dilanjutkan oleh Letkol Inf A. Setya Hari melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan  RI – Timor Leste di daerah Nusa Tenggara Timur.

q)         Tahun 2005 Batalyon Infanteri  410/Alg dibawah  pimpinan  Letkol Inf A. Setya Hari melaksanakan tugas Operasi di daerah Nanggroe Aceh Darussalam.

r)          Tahun 2007 s/d 2008 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah pimpinan Letkol Inf Djoko Wibowo melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Maluku.

s)          Tahun 2013 s/d 2014 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah pimpinan Letkol Inf Hari Santoso, S.Sos. melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI – PNG.

t)          Tahun 2017 s/d 2018 Batalyon Infanteri 410/Alg dibawah pimpinan Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos. melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-PNG.

51total visits,3visits today